Topik: Greenery dan Floor Clothing
A. GREENERY
1. Pengertian Greenery
Link Video : https://www.youtube.com/watch?v=Kdwks3x82w8
Dalam
dunia tata artistik televisi, greenery adalah penggunaan elemen
tanaman — baik asli maupun buatan — sebagai bagian dari dekorasi set.
Greenery berfungsi untuk menciptakan suasana yang lebih hidup, alami, segar,
dan mendukung tema visual dalam produksi televisi.
2. Fungsi Greenery dalam Produksi Televisi
- Menambah estetika: Memberikan keindahan
visual.
- Membangun atmosfer: Misal suasana taman,
hutan, atau outdoor.
- Mendukung tema: Misal tema pernikahan,
acara religi, lifestyle, atau talkshow alam.
- Menyamarkan kekurangan set: Menutup area yang kurang
menarik.
3. Jenis-jenis Greenery
- Tanaman asli: Memberikan kesan natural,
namun membutuhkan perawatan lebih (penyiraman, pencahayaan).
- Tanaman buatan: Lebih praktis, tidak
membutuhkan perawatan, fleksibel untuk berbagai set.
Contoh
tanaman populer:
- Monstera
- Palem
- Pohon kecil dalam pot
- Bunga hias (artificial)
4. Teknik Penataan Greenery
- Layering: Menyusun tanaman bertingkat,
dari kecil ke besar.
- Grouping: Mengelompokkan beberapa
tanaman untuk menciptakan focal point.
- Balancing: Menyeimbangkan kiri dan
kanan frame kamera.
- Color Matching: Menyesuaikan warna daun
atau bunga dengan palet warna set.
5. Hal yang Perlu Diperhatikan
- Pencahayaan: Hindari bayangan
berlebihan dari tanaman.
- Ukuran proporsional: Sesuaikan ukuran tanaman
dengan skala set.
- Penggunaan seperlunya: Jangan sampai greenery
mengganggu fokus utama pada talent.
B. FLOOR CLOTHING
Floor
clothing dalam
tata artistik televisi adalah penggunaan material penutup lantai untuk
memperindah tampilan dasar set atau untuk mendukung kebutuhan visual tertentu.
Floor
clothing bisa berbentuk:
- Karpet
- Vinyl
- Kanvas
- Rumput sintetis
- Kain khusus (background
material)
2. Fungsi Floor Clothing dalam Produksi Televisi
- Menambah estetika lantai: Membuat lantai sesuai tema
(misalnya mewah, rustic, modern).
- Menciptakan batas ruang: Membantu framing visual di
kamera.
- Menyamarkan lantai asli: Jika lantai studio kurang
sesuai.
- Menambah keamanan: Karpet bisa mencegah slip,
menyerap suara langkah.
3. Jenis-jenis Floor Clothing
|
Jenis
Material |
Karakteristik |
Kelebihan |
Kekurangan |
|
Karpet |
Tebal, bertekstur |
Menambah kehangatan, mengurangi
noise |
Sulit dibersihkan |
|
Vinyl |
Tipis, bermotif |
Banyak pilihan motif (kayu,
marmer) |
Bisa licin |
|
Kanvas |
Fleksibel, mudah digulung |
Cocok untuk background tematik |
Kurang tahan lama |
|
Rumput Sintetis |
Kesan outdoor, hijau |
Sangat cocok untuk tema alam |
Bisa mahal |
4. Teknik Pemasangan Floor Clothing
- Perhatikan ukuran: Pastikan menutupi area
frame kamera.
- Pengencangan: Floor cloth harus rapi
tanpa lipatan.
- Perekat tambahan: Gunakan tape atau perekat
khusus untuk mencegah pergeseran.
- Pencocokan warna: Sesuaikan warna/motif
lantai dengan tema set.
5. Hal yang Perlu Diperhatikan
- Refleksi Cahaya: Hindari material yang
terlalu mengilap.
- Tekstur Aman: Pastikan aman untuk
berjalan atau aktivitas talent.
- Kebersihan: Floor clothing harus bersih
dari noda agar tidak mengganggu tampilan HD kamera.
C. Contoh Aplikasi Greenery dan Floor Clothing
dalam Program TV
|
Jenis
Acara |
Greenery |
Floor
Clothing |
|
Talkshow Outdoor |
Tanaman asli, pot besar |
Rumput sintetis |
|
Reality Show |
Tanaman buatan ringan |
Vinyl bermotif kayu |
|
Acara Musik |
Bunga warna-warni artistik |
Karpet hitam elegan |
|
Drama Televisi |
Pohon kecil untuk set taman |
Kanvas polos |
|
Program Religi |
Tanaman sederhana |
Karpet bercorak islami |
D. Tips Profesional Tata Artistik
- Cek framing kamera sebelum finalisasi set.
- Buat dummy test untuk melihat pantulan
warna/cahaya.
- Konsultasi dengan lighting
crew
agar greenery tidak mengganggu pencahayaan.
- Simpan floor clothing
cadangan
untuk antisipasi kerusakan di tengah produksi.
Catatan
untuk Siswa:
"Set televisi bukan sekadar latar belakang. Set adalah bagian dari cerita
yang ingin kita sampaikan. Tata artistik adalah 'bahasa visual' yang harus
dipahami dan dikomunikasikan dengan kuat."


No comments:
Post a Comment