BAB 1
Mengenal Seni Rupa di Sekitar Kita
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
Mendefinisikan pengertian seni rupa dan eksistensinya dalam kehidupan manusia.
Menganalisis fungsi seni rupa dalam kehidupan sehari-hari.
Mengelompokkan perkembangan seni rupa berdasarkan waktu perkembangannya (tradisional, modern, dan kontemporer).
Memberikan contoh karya seni rupa sesuai dengan masa perkembangannya.
A. Definisi Seni Rupa
Seni rupa merupakan bagian yang sangat dekat dengan kehidupan manusia. Sejak bangun tidur hingga kembali beristirahat, manusia selalu berinteraksi dengan karya seni rupa. Ornamen pada pakaian, desain peralatan rumah tangga, lukisan yang terpajang di dinding, hingga tampilan visual pada layar gawai merupakan contoh nyata kehadiran seni rupa dalam kehidupan sehari-hari.
Secara etimologis, seni adalah segala sesuatu yang diciptakan manusia berdasarkan ide atau gagasan yang mengandung unsur keindahan serta mampu memengaruhi perasaan orang lain. Sementara itu, rupa berarti keadaan yang tampak secara visual. Dengan demikian, seni rupa dapat diartikan sebagai cabang seni yang diwujudkan melalui media visual, dapat dilihat oleh mata, dan dalam beberapa bentuk dapat dirasakan melalui rabaan.
B. Fungsi Seni Rupa dalam Kehidupan Manusia
Fungsi seni rupa sangat beragam, tergantung pada latar belakang dan tujuan penciptaan karya tersebut. Secara umum, seni rupa berfungsi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, sebagai media pembelajaran, sarana komunikasi, penyadaran sosial, serta penjaga nilai keindahan dan kemanusiaan.
Menurut Feldman (1967), seni rupa memiliki tiga fungsi utama, yaitu fungsi individual, fungsi sosial, dan fungsi fisik atau kebendaan.
1. Fungsi Individual
Fungsi individual berkaitan dengan ekspresi pribadi seniman. Pengalaman hidup seperti cinta, kebahagiaan, kesedihan, kelahiran, hingga kematian sering direkam dan diungkapkan melalui karya seni. Fungsi ini sangat menonjol dalam seni modern yang lebih bersifat personal dan tidak lagi kolektif.
2. Fungsi Sosial
Seni rupa juga berperan penting dalam kehidupan sosial masyarakat, antara lain:
Fungsi rekreasi, yaitu karya seni yang diciptakan sebagai sarana hiburan dan memberikan kesenangan bagi masyarakat.
Fungsi komunikasi, ketika seni digunakan sebagai media penyampaian pesan atau informasi, misalnya kritik sosial melalui karikatur.
Fungsi pendidikan, seni berperan sebagai alat peraga untuk mempermudah pemahaman peserta didik, misalnya film sejarah.
Fungsi keagamaan, seni digunakan sebagai sarana ritual dan dakwah, seperti patung religius, pertunjukan wayang, atau paduan suara di rumah ibadah.
3. Fungsi Fisik atau Kebendaan
Pada fungsi ini, seni rupa hadir dalam bentuk benda pakai yang memiliki nilai keindahan sekaligus kegunaan, seperti arsitektur bangunan, interior, furnitur, dan berbagai peralatan rumah tangga.
C. Klasifikasi Karya Seni Rupa Berdasarkan Waktu Perkembangan
Perkembangan seni rupa dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok besar, yaitu seni rupa tradisional, modern, dan kontemporer.
1. Seni Rupa Tradisional




Seni rupa tradisional berkaitan erat dengan nilai-nilai budaya lokal suatu daerah. Karya seni ini diwariskan secara turun-temurun dan umumnya sarat dengan simbolisme, baik dalam bentuk motif binatang, tumbuhan, bangunan, maupun figur manusia. Nilai spiritual, religius, dan mitologis sangat kental dalam seni rupa tradisional, seperti yang terlihat pada relief candi, motif kain tenun, dan perabot tradisional.
2. Seni Rupa Modern



Seni rupa modern berkembang dengan meninggalkan pakem-pakem tradisi dan lebih menekankan kebebasan berekspresi serta eksperimen artistik. Seni rupa modern umumnya tergolong dalam seni murni (fine art) yang mengutamakan nilai estetika. Contohnya meliputi seni lukis, seni patung, dan seni grafis.
3. Seni Rupa Kontemporer



Seni rupa kontemporer berkembang pada masa kini dan merespons kondisi sosial, budaya, serta teknologi modern. Karya seni kontemporer bersifat bebas, menggunakan medium yang tidak terbatas, serta sering memadukan unsur tradisional dan modern. Teknologi digital menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan seni rupa kontemporer saat ini.
Penutup
Melalui pemahaman tentang definisi, fungsi, dan perkembangan seni rupa, peserta didik diharapkan mampu menyadari bahwa seni rupa bukan hanya karya visual semata, tetapi juga bagian penting dari kehidupan manusia yang merekam nilai budaya, emosi, dan perkembangan zaman.
No comments:
Post a Comment