Showing posts with label Audio Visual. Show all posts
Showing posts with label Audio Visual. Show all posts

Thursday, November 19, 2020

Perangkat Editing Video

Assalamualaikum Wr. Wb. Halo sahabat edukasi dimanapun anda berada, kali ini saya akan memberikan materi yang masih berhubungan dengan produksi video, yaitu perangkat yang digunakan untuk Editing Video.

Video editing adalah sebuah proses yang dilakukan untuk menyunting sebuah media audio visual agar lebih mudah dinikmati. Tanpa melalui tahapan editing, sebuah video akan terlihat kurang menarik. Di samping itu, jika media perekaman atau kondisi saat merekam video berkualitas kurang baik, proses editing akan membantu video tampil lebih baik.

Berkat adanya inovasi teknologi, kini video editing bisa dilakukan dengan mudah. Anda bahkan bisa memanfaatkan smartphone saja untuk menghasilkan video berkualitas baik. Namun, jika Freebudies ingin menghasilkan video dengan kualitas tinggi, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan perangkat edit video yang lebih lengkap. Berikut ini beberapa contoh perangkat edit video yang bisa dipertimbangkan.

Perangkat Komputer


Anda memang tidak harus menggunakan komputer untuk melakukan video editing. Namun komputer dengan layarnya yang lebih besar akan membantu Anda untuk lebih mudah menjangkau bagian-bagian yang mendetail. Akan sulit melakukan video editing yang detail jika Anda hanya mengandalkan perangkat smartphone. Atas pertimbangan tersebut, komputer adalah perangkat edit video yang utama.

Software Edit Video

Setelah mendapatkan hardware, kini saatnya beralih pada software. Tanpa adanya software maka Anda tidak akan bisa menyunting video. Untuk itu, pastikan perangkat komputer Anda telah dilengkapi dengan video editing software sebelum mulai menyunting video.

Sekarang ini sudah ada banyak video editing software dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut ini beberapa software yang bisa Anda jadikan pertimbangan:

1. Adobe Premiere

Software yang satu ini sering digunakan oleh para video editor profesional. Ini karena Adobe Premiere memang menawarkan beragam fitur video editing yang bisa membuat tampilan video menjadi jauh lebih menarik. Bagi yang ingin menguji coba software yang satu ini terlebih dahulu, bisa mencoba versi free yang disediakan gratis oleh Adobe. Jika merasa cocok, bisa langsung melanjutkan dengan membayar subscription fee.

2. Sony Vegas

Saingan utama Adobe Premiere dalam hal video editing datang dari Sony. Raksasa teknologi asal Jepang ini memang memiliki video editing software sendiri, yakni Sony Vegas. Jika dibandingkan dengan Adobe Premiere, Sony Vegas memang memiliki tampilan user interface yang lebih simpel sehingga bisa digunakan oleh siapa saja, termasuk pemula.

3. CyberLink PowerDirector

Jika Anda lebih suka software yang lightweight, CyberLink PowerDirector ini bisa menjadi solusi. Apabila dibandingkan dengan dua software sebelumnya, PowerDirector memang memiliki ukuran paling kecil. Software ini bahkan sudah bisa bekerja dengan RAM 2 GB saja.

Walau begitu, fitur yang ditawarkan terbilang lengkap, mulai dari color adjustment hingga 360 video editing. Ada juga fitur Express Video Creation untuk menyunting video dengan cepat.

Untuk memilih video editing software memang tidak mudah. Anda mungkin bisa mencoba versi trial terlebih dulu untuk membandingkan software satu dengan yang lain. Pilih software yang paling sesuai dengan kebutuhan meng-edit Anda. Hindari software yang sulit dipahami dan memiliki user interface rumit karena bisa menghabiskan waktu.

Selain yang diatas masih banyak lagi, diantaranya:

  • Pinnacle Studio
  • Camtasia Studio
  • Lightworks
  • HitFilm Express
  • VSDC
  • Corel Video Studio Pro
  • Video Pad Editor
  • Window Movie Maker
  • dan masih banyak lagi.
Siftware Editing video pada smartphone yang bisa direkomendasikan sebagai solusi bila tidak ada PC, diantaranya:
  • Adobe Premiere Clip
  • Kinemaster
  • CyberLink Power Director
  • FilmoraGo
  • Quick
  • Viva Video
  • Movie Maker
  • dan masih banyak lagi.

Perangkat Penyimpanan


Dengan adanya komputer serta software untuk meng-edit saja sebenarnya Anda sudah bisa memulai proyek. Namun Anda juga perlu memperhatikan bagaimana ke depannya.

Komputer Anda jelas akan terbebani dengan beragam footage, audio, serta komponen lain yang digunakan untuk menyunting video. Untuk itu, Anda membutuhkan perangkat penyimpanan tambahan.

Perangkat ini bisa berfungsi sebagai media penyimpanan untuk komponen-komponen dari video yang belum disunting atau bisa juga untuk menyimpan video jadi. Dengan begitu, video jadi serta bahan untuk menyunting video tidak akan menumpuk di komputer Anda.

Anda bisa menggunakan external hard disc yang kuantitas penyimpanannya sangat beragam, mulai dari yang mampu menampung file hingga ratusan gigabyte hingga yang mampu menampung file berukuran terabyte. Di samping itu Anda juga bisa memanfaatkan sistem penyimpanan cloud yang akan menyimpan file video di internet.

Thursday, November 5, 2020

Mengklasifikasikan Peralatan Audio Visual

A. Peralatan Untuk Membuat Video atau Vlog

Untuk mulai membuat video, apapun itu videonya, apakah itu untuk keperluan vlog ( video blog), untuk video presentasi, video tutorial, video promosi atau yang lain Anda membutuhkan peralatan untuk membuat video Anda. Dan setidaknya ada 5 peralatan yang sebaiknya Anda siapkan, agar hasil dari video bagus dan terlihat profesional

Apa saja itu 5 peralatan tersebut?

Di sini saya akan ulas satu persatu untuk Anda.

1. Alat perekam audio visual

Kamera adalah alat perekam audio visual utama harus Anda punya, jika Anda ingin merekam aktivitas nyata dari objek yang ingin Anda rekam.

Terkait kamera, ada  banyak jenis kamera.

Ada smartphone kamera, Kamera Digital (compact), Action Camera, Mirrorless, DLSR dan masih ada lagi beberapa untuk kebutuhan industri perfilman.

Anda silakan pilih dan siapkan kamera yang sesuai dengan kebutuhan Anda. karena setiap kamera punya spesifikasi dan harga yang beda. Kamera digital memiliki optik, zoom dan sensor yang jauh lebih baik dibanding smartphone. Tapi kelemahan kamera digital umumnya tidak punya port audio. Jadi suara hanya bisa direkam menggunakan mic on-board.

2. Alat perekam suara

Meski umumnya kamera, desktop dan smartphpne memiliki mikrofon internal, namun untuk hasil yang lebih maksimal, Anda perlu menggunakan alat perekam suara external atau mikrofon external.

suara adalah elemen yang sangat penting. Taruhkan misalnya gambar Anda bagus, namun jika audionya buruk audiens tidak akan suka, tidak akan memperhatikan video Anda. Karenanya pastikan bahwa Anda menggunakan alar perekam suara yang baik agar suara hasil recording yang dihasilkan juga baik.

Nah terkait dengan mikrofon external ini, ada beberapa yang bisa Anda pakai.

Mic shotgun.

Mikrofon jenis Shotgun memiliki kekhususan karena menerima sinyal suara hanya dari satu arah saja.

Mic Lavaliere.

Mikrofon jenis ini umumnya dipasang dan dijepitkan dibaju dekat dengan mulut, ada yang pakai kabel atau yang wireless.

Mic condenser.

Mikrofon condenser umumnya memiliki sensitifitas tinggi dan noise yang lebih sedikit. Yang seringnya pakai mikrofon ini adalah mereka para vlogger games dan cover lagu.

3. Alat peyangga

Alat penyangga sangat dibutuhkan untuk membantu kita sebagai videografer untuk mengambil gambar agar video yang dihasilkan tidak goyang. Selain untuk kamera alat penyangga kadang juga diperlukan untuk penyangga mikrofon dan juga lampu atau lighting saat proses recording video dilakukan.

Terkait dengan alat penyangga ini, ada beberapa jenis alat bisa Anda gunakan.

tripod.

Alat penyangga ini memiliki tiga kaki, ada yang berukuran besar dan ada yang kecil (mini tripod).

Cocok digunakan sebagai penyangga kamera, mikrofon atau lighting saat proses recording video dengan posisi kamera atau lighting atau mikrofon yang sudah ditentukan. Tujuan utamanya adalah agar gambar, 

monopod.

Seperti namanya penyangga ini hanya memiliki satu kaki, biasanya digunakan untuk penyangga kamera saat kita melakukan recording dengan berbagai angle. Dengan bantuan monopod, kita akan lebih bebas berkreasi mengambil gambar dengan shoot-shoot bergerak yang tetap stabil.

gorilapod.

Gorillapod sebenarnya sejenis mini tripod. Namun lebih fleksibel, dapat digunakan pada bidang atau permukaan yang tidak rata. Bahkan bisa digantung atau dililitkan pada sebuah benda.


4. Lighting


Lighting atau lampu juga merupakan alat dasar yang vital untuk proses membuat video, terlebih untuk Anda yang membuat video di dalam studio atau ruangan. Standarnya untuk lighting studio ada tiga lighting yang digunakan.

  • key light, merupakan sumber cahaya utama, yang mengarah langsung kepada objek, harus paling terang diantara kedua lampu lainnya.
  • fill light, merupakan sumber cahaya kedua yang berfungsi untuk menghilangkan bayangan atau untuk mengisi cahaya pada bagian objek yang gelap.
  • backlight, merupakan sumber cahaya di belakang objek tujuannya adalah agar objek memiliki dimensi atau tidak tenggelam dengan objeknya.


5. Software editing

Software editing ini sangat diperlukan untuk hasil video yang lebih baik. Fungsinya adalah memotong bagian video yang diperlukan, menggabungkan video, menambahkan foto atau tulisan, colouring dan masih banyak lagi yang lain. 


Terkait dengan software editing video ini. Ada banyak jenis software bisa Anda pakai. Untuk PC atau leptop Anda bisa gunakan Sony Vegas Pro, Adobe Premiere, Filmora, Camtasia atau yang lainnya.

Nah itu lima peralatan standar yang harus Anda miliki untuk membuat video.

  • Pertama, adalah perekam gambar atau visual
  • Kedua, alat perekam suara
  • Ketiga, alat penyangga
  • Keempat, lighting
  • Kelima, software editing.


Selamat mencoba!!!


Thursday, October 22, 2020

Pengenalan Microphone dalam Dunia Broadcasting

 

Dalam dunia pertelevisian, selain kualitas visual, kualitas audio juga memiliki peranan yang cukup signifikan dalam menentukan kualitas tayangan secara keseluruhan. Sebagus apapun kualitas visual, baik dari segi lighting, kamera maupun set panggung yang dihasilkan, semua itu tidak akan bisa dinikmati secara keseluruhan jika kualitas audionya tidak bagus. Sebagaimana sistem yang lainnya, sistem audio memiliki tiga bagian penting yaitu berupa masukan (input), proses dan keluaran (output). Bagian dari masukan (input) biasanya adalah beberapa tipe microphone, CD player, DVD player, VTR player, sequenser, komputer/laptop, instant replay, digicart dan lain sebagainya. Proses biasanya terdiri dari mixer (dalam proses produksi), mesin editing (dalam proses post production), audio processor dan lain sebagainya. Keluaran (output) biasanya terdiri dari speaker, headphone, earphone, VTR, CD/DVD recorder, DAT recorder dan lain sebagainya.

Untuk menghasilkan kualitas audio yang bagus, maka kita harus mempersiapkan peralatan dimulai dari inputnya. Seperti istilah yang biasa didengar di dunia audio bahwasannya kualitas input audio yang bagus akan menghasilkan output audio yang bagus dan begitu pula sebaliknya kualitas input audio yang jelek akan menghasilkan kualitas output audio yang jelek juga, sebagus apapun proses mixing maupun alat yang digunakan mengingat semua alat memiliki keterbatasan dalam melakukan adjustment kualitas audio. Untuk mendapatkan kualitas audio yang bagus, audio engineer diharuskan menjaga level audio input agar jangan terlalu rendah karena akan menimbulkan noise ketika level audionya diperkeras/dinaikkan begitu pula sebaliknya level audio input juga dijaga agar jangan sampai terlalu tinggi (jauh melewati 0 dB sehingga memasuki daerah berwarna merah di audio monitoring) karena akan menimbulkan distorsi.

Microphone

Secara terminology, microphone adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengubah energi-energi akustik (gelombang suara) menjadi sinyal listrik. Istilah microphone berasal dari bahasa Yunani “mikrofon”, micros yang berarti kecil dan fon yang berarti suara atau bunyi.

Dilihat dari segi transducernya, maka microphone terbagi menjadi beberapa jenis

1.    Dynamic mic


Jenis microphone ini mempunyai diafragma yang biasanya terbuat dari bahan plastik mylar yang dililit dengan kabel (biasanya disebut voice coil). Coil inilah yang kemudian digantungkan (diambangkan) dalam medan magnet yang sangat kuat. Bilamana suatu tekanan udara menabrak permukaan diafragma tersebut, maka voice coil tersebut akan bergerak secara proporsional dengan gelombang/amplitude serta frekuensi suara tersebut. Hal ini membuat coil tersebut bergerak memotong medan magnet. Sesuai dengan teori induksi elektromagnet yang menyatakan  “bilamana ada benda metal yang memotong medan magnet, maka aliran listrik akan timbul pada metal tersebut”. Sehingga sebuah aliran listrik yang besar dan arahnya proporsional dengan gelombang suara yang masuk akan ditimbulkan melalui kabel pada voice coil tadi.

Ada hal yang cukup menarik, karena massa diafragma dan voice coil tadi sangat besar dibandingkan dengan energi yang terdapat pada suatu gelombang suara, maka diafragma membutuhkan waktu untuk merespon suara yang masuk. Sebaliknya juga demikian, setelah massa ini bergerak, ia juga membutuhkan waktu untuk dapat berhenti dengan benar. Oleh sebab itu, dynamic mic kurang baik dalam hal merespon gelombang yang memiliki transien yang tajam dibandingkan dengan jenis yang lainnya. Namun demikian, bukan menunjukkan sesuatu yang buruk, justru hal inilah yang menjadi karakteristik dynamic mic.

2.    Condensor mic

Desain dan prinsip condensor mic sangatlah berbeda dengan dynamic mic. Condensor mic bekerja dengan prinsip dasar electrostatic, dimana sebuah diafragma yang terbuat dari plastic atau mylar yang sangat tipis, yang salah satu sisinya telah dilapisi dengan emas atau nikel, diambangkan dalam jarak seperseribu inch dari sebuah lembaran metal dasar (backplate) lainnya. Kemudian bilamana pada kedua lembaran tersebut dipolarisasi dengan battere atau catu phantom 48v maka kedua permukaan tersebut dapat bekerja dengan menghasilkan perbedaan muatan (capacitance) apabila terkena gelombang suara. Perbedaan muatan inilah yang kemudian dideteksi oleh sirkuit elektronik dan kemudian diubah menjadi sinyal listrik yang proporsional dengan gelombang suara tersebut. Oleh karena itu, karena massa diafragma condensor mic sangatlah ringan, maka ia sangat sensitif dan akurat terhadap transien dan respon frekuensi sehingga dapat menghasilkan suara yang sangat bening.

Sebuah varian dari condensor mic adalah electret condensor mic. Mic jenis ini berbeda dengan condensor mic biasa. Electret condensor mic tidak memerlukan adanya catu daya listrik untuk mempolarisasi diafragmanya. Hal ini disebabkan karena pada electret condensor mic permukaan diafragmanya sudah memiliki catu daya statis yang permanen. Walaupun demikian, sebuah electret condensor mic tetap membutuhkan battere atau catu phantom untuk memberi daya pada pre-amp kecilnya.

Dynamic mic vs Condensor mic

Setelah melihat kedua tipe microphone di atas, maka di antara kedua jenis microphone tersebut ada perbedaan yang cukup signifikan, diantaranya :

Teknologi

Dynamic mic dan condensor mic pada dasarnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam cara mereka menerima dan memproses suara. Dynamic mic bekerja secara induksi sementara condensor mic bekerja secara konduksi. Dynamic mic tidak membutuhkan sumber daya untuk menjalankan fungsinya sementara condensor mic memerlukan battere atau sumber daya lainnya agar bisa berfungsi. Selain dari battere, sumber daya lainnya umumnya disediakan oleh mixer yang biasa disebut “phantom power”. Condensor mic memiliki respon transien yang cukup cepat, sehingga lebih sensitif dibandingkan dynamic mic.

Biaya

Dynamic mic biasanya lebih murah dibanding condensor mic karena memiliki spesifikasi teknis yang tidak terlalu kompleks.

Penggunaan

Condensor mic sering digunakan di studio rekaman. Biasanya digunakan untuk mengambil suara dari instrument alat musik seperti untuk gitar, dan alat musik orchestra. Dynamic mic juga biasa digunakan untuk mengambil suara dari alat musik, tetapi biasanya yang memiliki respon cukup datar seperti drum.  Dynamic mic sering digunakan karena relatif tahan banting dan murah.


Thursday, September 17, 2020

ESTETIKA DALAM PENGAMBILAN GAMBAR (VISUAL)

    TIPE PENGAMBILAN GAMBAR DAN PERGERAKAN KAMERA

    Dalam dunia seni audio visual terutama broadcasting, kita perlu menguasai estetika dalam pengambilan gambar apakah itu photography atau videography.

    Pada kesempatan kali ini kita akan menyampaikan materi terkait dengan estetika dalam seni audio visual yaitu TIPE-TIPE SHOT DALAM PEMBUATAN VIDEOGRAPHY.

Ada 5 shot dasar yang biasa digunakan kamera dalam merekam, yakni:

  1. close up (CU)
  2. medium close up (MCU)
  3. medium shot (MS)
  4. knee shot (KS) dan
  5. full shot (FS)

    Dengan kelima shot dasar tersebut disertai akibat gerakan kamera dan lensa akan menghasilkan berbagai variasi gambar dan jumlah subjek pun bisa lebih dari satu (orang).

Extreme Close Up (ECU)

Pengambilan gambar dengan teknik ini akan menunjukkan secara detil ekspresi dari subjek, seperti linangan air mata, gerak bibir, dan luapan kegembiraan yang terpancarkan dari wajah atau mata subjek


Close Up (CU)

Jenis shot ini akan mengarahkan perhatian penonton untuk melihat subjek dari dekat. Menguntungkan jika digunakan untuk mengambil action dramatik atau dialog artis. Shot ini hanya mengambil gambar hanya pada bagian wajah (close up). Teknik ini lebih menonjolkan ekspresi wajah dari subjek.


Medium Close Up (MCU)

shot ini dapat memperlihatkan gerak/aktifitas tubuh artis terutama gerakan dada keatas, biasa digunakan untuk produksi berita di studio

Medium Shot (MS)

teknik pengambilan gambar ini sesuai jika digunakan untuk menangkap gerakan dari pinggang ke atas. Pengambilan gambar dengan tipe shoot ini ini bertujuan untuk menunjukan subyek lebih detail, dan juga bisa menunjukan emosi yang ditampulkan oleh subjek


Knee Shot (KS)

Tipe shot ini dapat digunakan untuk memberikan perhatian penonton terhadap aktifitas 2/3 artis. Dapat juga digunakan untuk membingkai artis yang jumlahnya > 1.


Long Shot (LS)

Teknik ini akan menarik jika diarahkan pada gerakan yang dibawakan oleh seorang artis yang menggunakan seluruh bagian tubuhnya untuk beraktifitas. Selain itu dengan jenis shot ini mampu mengcover lebih dari satu orang subjek (penari).

ELS (Extreme Long Shot)

Teknik ini adalah teknik mengambil gambar sangat jauh dari subyek yang mungkin tidak akan kelihatan dengan jelas. Teknik ini bertujuan untuk menunjukan lingkungan disekitar subjek dan dirancang untuk menunjukan pendengar di mana tempat tindakan diambil. ELS juga disebut dengan istilah extra long shot or extreme long show.

Nah, Selain dari tipe pengambilan gambar ada pergerakan kamera dalam pengambilan gambar atau disebut camera movement.

Berbagai Macam CAMERA MOVEMENT/PERGERAKAN KAMERA

1.PANNING

Pergerakan kamera dengan poros horisontal ke kiri  atau ke kanan dengan atau tanpa tripod. Poros yang di maksu disini adalah kepala tripod yang bisa bergerak, atau pergelangan tangan kita saat memegang kamera.

  • Pan Left          : Pergerakan kamera menoleh ke kiri
  • Pan Right        : Pergerakan kamera menoleh ke kanan

2.TILTING

Pergerakan kamera dengan poros vertikal di mana kamera menunduk atau mendonga/menengadah dengan atau tanpa tripod

  • Tilt Up            : Menengadah ke atas
  • Tilt Down       : Menunduk ke bawah

3.TRACKING

Pergerakan kamera mendekati atu menjauhi obyek ( diam) dengan atau tanpa tripod/dolly.

  • Track in           : Mendekati obyek
  • Track out         : Menjauhi obyek

4.CRAB

Pergerakan kamera dimana kamera di geser ke kiri maupun ke kanan dengan atau tanpa tripod.

Sesuai dengan nama nya yang dalam bahasa indonesia artinya KEPITING maka pergerakan ini adalah menyerupai jalannya kepiting, menyamping.

  • Crab Left        : Kamera bergerak ke kiri
  • Crab Right      : Kamera bergerak ke kanan

5.ZOOMING

Dalam ZOOMING ini yang bergerak bukan nya kamera tetapi lensa kamera yang bergerak maju atau mundur   mendekati/menjauhi obyek sementara kamera nya diam

  • Zoom In          : Lensa bergerak maju ( gambar menyempit / mendekat )
  • Zoom Out       : Lensa bergerak mundur ( gambar melebar / menjauh )

6.FOLLOW

Adalah gerakan kamera yang dilakukan dengan mengikuti object bergerak. Berbeda dengan panning, follow dilakukan dengan cara kamera ikut bergerak searah dengan object.

7. LEVEL

Pergerakan kamera dimana kamera di geser ke atas atau  kebawah.

  • Level Up         : Kamera digeser ke atas
  • Level Down    : Kamera digeser ke bawah

Contoh : Tipe shot dan Pergerakan Kamera dalam bentuk Video.


Nah, sekian penjelasan tentang tipe shot dan pergerakan kamera.

terima kasih.






Thursday, September 3, 2020

Prosedur Pengujian Kesesuaian Fungsi Produk Barang/ Jasa

 Dasar pengujian

 Paket software prototype diuji, diimplementasikan, dievaluasi dan dimodifikasi berulang-ulang hingga dapat diterima pemakainya (O’Brien, 2005). Pengujian system bertujuan menemukan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada system dan melakukan revisi sistem. Tahap ini penting untuk memastikan bahwa sistem bebas dari kesalahan (Mulyanto, 2009).

Menurut Sommerville (2001) pengujian sistem terdiri dari :

  • Pengujian unit untuk menguji komponen individual secara independen tanpa komponen sistem yang lain untuk menjamin sistem operasi yang benar.
  • Pengujian modul yang terdiri dari komponen yang saling berhubungan.
  • Pengujian sub sistem yang terdiri dari beberapa modul yang telah diintegrasikan.
  • Pengujian sistem untuk menemukan kesalahan yang diakibatkan dari interaksi antara subsistem dengan interfacenya serta memvalidasi persyaratan fungsional dan non fungsional.
  • Pengujian penerimaan dengan data yang dientry oleh pemakai dan bukan uji data simulasi.

Dokumentasi berupa pencatatan terhadap setiap langkah pekerjaan dari awal sampai akhir pembuatan program.

 Pengujian sistem informasi berbasis web dapat menggunakan teknik dan metode pengujian perangkat lunak tradisional. Pengujian aplikasi web meliputi pengujian tautan, pengujian browser, pengujian usabilitas, pengujian muatan, tegangan dan pengujian malar  (Simarmata, 2009).

 Penerimaan pengguna (user) terhadap sistem dapat dievaluasi dengan mengukur kepuasan user terhadap sistem yang diujikan. Pengukuran kepuasan meliputi tampilan sistem, kesesuaian dengan kebutuhan user, kecepatan dan ketepatan sistem untuk menghasilkan informasi yang diinginkan user. Ada beberapa model pengukuran kepuasan user terhadap sistem, diantaranya adalah Technology Acceptance Model (TAM), End User Computing (EUC) Satisfaction, Task Technology Fit (TTF) Analysis dan  Human Organizational Technology (HOT) Fit Model.

   Salah satu model pengukuran yang telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa berbeda dan tidak menunjukkan perbedaan hasil pengukuran yang signifikan adalah End User Computing (EUC) Satisfaction. Model ini menekankan kepuasan user terhadap aspek teknologi meliputi aspek isi, keakuratan, format, waktu dan kemudahan penggunaan sistem (Chin & Mathew, 2000).

 Proses Pengujian Produk Baru

Pengujian produk baru bertujuan untuk memberikan penilaian yang lebih rinci tentang peluang sukses produk baru, mengidentifikasi berbagai penyesuaian akhir yang diperlukan untuk produk, dan menetapkan berbagai elemen penting dalam program pemasaran yang akan dipakai untuk memperkenalkan produk dipasar. Secara umum, terdapat 4 (empat) kegiatan dalam pengujian produk baru, yaitu sebagai berikut :

 Technical Testing (Pengujian Teknis) 

Yaitu dengan cara membuat prototipe yang merupakan approximation (perkiraan) produk akhir. Pengujian atas kinerja produk prototipe dapat menghasilkan sejumlah informasi penting tentang product shelf life (usia pajang produk), tingkat keusangan produk, masalah yang timbul dari pemakaian atau konsumsi yang tidak seharusnya, potensi kerusakan yang memerlukan penggantian, dan jadwal pemeliharaan yang tepat. Masing-masing dari jenis informasi tersebut dapat mempunyai dampak biaya terhadap pemasaran produk. Contohnya seperti estimasi usia pajang produk bisa berpengaruh terhadap frekuensi dan biaya pengiriman. Lalu kemungkinan adanya masalah penggunaan yang signifikan dapat mengakibatkan perlunya tambahan informasi labeling, periklanan, dan sebagainya.

 Pengujian Preference and Satisfaction Testing (Preferensi dan Kepuasan)

Dipakai untuk menetapkan elemen-elemen yang akan dirancang dalam rencana pemasaran serta untuk membuat tafsiran penjualan awal produk baru. Secara umum terdapat dua cara utama yang dibutuhkan dalam tipe pengujian ini, yaitu pertama meminta konsumen untuk menggunakan sebuah produk selama jangka waktu tertentu, dan kemudian mereka diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan preferensi serta kepuasan mereka. Kedua, melaksanakan “blind test” yang sedemikian rupa sehingga konsumen dapat membandingkan berbagai macam alternatif produk tanpa mengetahui nama merek atau produsennya.

Pada dasarnya, pengujian preferensi dan kepuasan akan memberikan sejumlah manfaat pokok, antara lain sebagai berikut :

Uji preferensi aktual dan uji teknis bisa memberikan dasar klaim yang obyektif untuk keperluan promosi, terlebih apabila perusahaan ingin menyajikan superioritas dalam hal persepsi konsumen atas keunggulan spesifik pada produk perusahaan dari pada pesaing.

Estimasi tingkat pembelian ulang sangat penting untuk memperkirakan pangsa pasar jangka panjang. Oleh karena itu hasil yang kurang bagus pada uji ini dapat berakibat pada pembatalan peluncuran produk maupun perancangan ulang produk baru.

Meskipun penerimaan pasar atas produk baru ditentukan oleh semua elemen program pemasaran, tetapi berbagai kasus menunjukkan bahwa skor yang tinggi dalam dimensi kinerja produk menggambarkan bahwa ide produk yang bersangkutan sebaiknya dilanjutkan pada tahap pengembangan produk baru selanjutnya.

Uji preferensi pada umumnya dapat memberikan signal awal terbaik terhadap kemungkinan terjadinya kanibalisasi produk.

Simulated Test Markets atau Laboratory Test Markets (Pengujian Pasar Simulasi)

 Yaitu prosedur riset pemasaran yang dibuat untuk memberikan gambaran yang murah dan cepat tentang pangsa pasar yang bisa diharapkan dari produk baru. Beberapa model yang dapat dipakai antara lain BASES, DESIGNOR, ASSESSOR, dan LITMUS.

 Test Markets (Pengujian Pasar)

 Yaitu perusahaan akan menawarkan sebuah produk untuk dijual diwilayah pasar terbatas yang sebisa mungkin dapat mewakili keseluruhan pasar dimana produk itu nantinya akan dijual. Secara prinsip, terdapat perbedaan yang signifikan antara metode pengujian pasar untuk produk konsumen dan produk bisnis/industrial. Didalam pengujian produk konsumen, perusahaan akan berusaha mengestimasi empat variabel, yakni product trial (percobaan produk), first repeat (pengulangan pembelian pertama), adopsi produk, serta frekuensi pembelian. Tentunya perusahaan menginginkan bahwa semua variabel-variabel tersebut menunjukkan tingkat yang tinggi.

 Metode pokok untuk menguji pasar produk konsumen, adalah sebagai berikut :

 Sales Wave Research

Dalam metode sales wave research, konsumen yang pada awalnya mencoba sebuah produk secara gratis ditawarka lagi produk tersebut atau produk pesaing, dengan harga yang lebih murah. Kemudian perusahaan akan memperhatikan berapa kali konsumen memilih produk perusahaan serta tingkat kepuasan mereka. Metode ini juga mencakup usaha untuk mempresentasikan pada konsumen satu ataupun beberapa konsep iklan dalam bentuk kasar untuk mengamati dampaknya terhadap pembelian ulang.

 Simulated Test Marketing

Metode ini memerlukan 30 sampai 40 pembeli yang qualified dipusat pertokoan ataupun tempat-tempat lainnya. Perusahaan akan menanyakan beberapa hal kepada mereka, berhubungan dengan awareness dan preferensi mereka terhadap berbagai merek pada jenis produk tertentu. Mereka bisa saja diundang untuk menyaksikan iklan singkat, termasuk didalamnya yang sudah terkenal ataupun yang masih baru. Lalu dalam penayangan iklan tersebut disisipkan iklan produk baru. Kemudian konsumen akan diberi sejumlah uang lalu diminta untuk datang ke sebuah toko khusus dimana mereka bisa membelanjakan uang yang sudah diberikan tersebut sesuai kebutuhan.

 Perusahaan lalu mengamati dan memperhatikan jumlah konsumen yang membeli merek baru dan merek pesaing. Data ini akan memberikan gambaran tentang efektivitas iklan mereka atas iklan pesaing. Konsumen lalu diminta mengutarakan alasan-alasan mereka membeli ataupun tidak membeli. Lalu kemudaian beberapa minggu setelah itu mereka akan diwawancarai kembali melalui telepon untuk menentukan sikap mereka atas produk tersebut, kepuasannya, penggunaannya, dan minatnya untuk membeli kembali, dan ditawari kesempatan untuk membeli kembali produk yang bersangkutan.

 Controlled Test Marketing

Metode ini memungkinkan perusahaan untuk menguji pengaruh faktor dalam toko dan iklan terbatas pada perilaku pembelian konsumen tanpa harus melibatkan konsumen itu sendiri secara langsung. Sampel konsumen akan diwawancarai untuk mendapatkan kesan mereka terhadap produk yang bersangkutan. Perusahaan tidak harus memberikan potongan penjualan, memakai wiraniaga mereka sendiri, atau`membeli jaringan distribusi. Tetapi metode ini tidak dapat memberikan informasi tentang cara membujuk distributor agar mau menjual produk baru perusahaan.

 Test Markets

Uji pasar adalah cara utama dalam menguji sebuah produk baru dalam situasi yang sama dengan yang nantinya akan dihadapi dalam peluncuran produk yang bersangkutan. Perusahaan umumnya akan bekerja sama dengan perusahaan riset dalam menentukan kota dimana wiraniaga perusahaan nantinya akan mencoba membujuk para distributor agar bersedia untuk menjual produk perusahaan. Perusahaan melakuan promosi dan periklanan sama dengan yang akan dilaksanakan dalam pemasaran secara nasional. Biaya yang nantinya dibutuhkan tergantung pada jumlah kota, lama pengujian, serta jumlah data yang diinginkan perusahaan.

 Melalui uji pasar akan didapatkan beberapa manfaat, diantaranya adalah memberikan prediksi yang dapat diandalkan tentang penjualan dimasa yang akan datang, pengujian awal terhadap rencana pemasaran, mengetahui kekurangan produk, mendapat gambaran berbagai masalah potensial dalam jaringan distribusi, dan mendapat pemahaman lebih baik mengenai perilaku berbagai segmen pasar.

 Sementara, produk bisnis juga mendapatkan manfaat dari uji pasar, dimana pengujiannya bervariasi tergantung dari jenis barangnya. Barang industri yang mahal dan memakai teknologi baru pada umumnya menjalani pengujian Alpha dan Beta. Pengujian Alpha ialah pengujian produk dengan tujuan mengukur serta meningkatkan kinerja, rancangan, keandalan, dan biaya operasi produk. Apabila hasil pengujian alpha baik, maka perusahaan akan melanjutkannya dengan melakukan pengujian Beta dengan mengundang para konsumen potensial agar dapat melaksanakan pengujian secara rahasia ditempat mereka sendiri.

 Metode uji pasar lainnya ialah memperkenalkan produk bisnis baru dalam pameran dagang. Produk baru industrial juga dapat diuji ditempat pajangan distributor atau dealer. Cara lain yang bisa ditempuh ialah uji pemasaran, dimana perusahaan membuat pasokan produk dengan jumlah terbatas dan diserahkan pada wiraniaga untuk dijual didaerah geografis yang terbatas dengan dukungan katalog, promosi, dan sebagainya. Melalui cara demikian, manajemen akan dapat mempelajari apa saja yang mungkin terjadi dalam pemasaran dengan skala penuh serta memberikan informasi yang lebih lengkap dalam memutuskan komersialisasi produk yang bersangkutan.

 Fungsi pengujian produk /jasa

Tujuan tahap ini adalah untuk : 

  • memberikan penilaian yang lebih rinci mengenai peluang sukses produk baru,
  • mengidentifikasi penyesuaian-penyesuaian akhir yang dibutuhkan untuk produk
  • menetapkan elemen-elemen penting dalam program pemasaran yang akan digunakan untuk memperkenalkan produk di pasar.

FORMAT / GENRE MEDIA AUDIO VISUAL

 FORMAT / GENRE MEDIA AUDIO VISUAL


AUDIO

audio adalah suara/bunyi yang dihasilkan oleh getaran suatu benda. agar dapat tertangkap telinga manusia, getaran tersebut harus cukup kuat yaitu minimal 20 kali per detik. jika kurang dari jumlah itu, telinga manusia tidak akan mendengarnya sebagai suatu bunyi. banyaknya getaran suatu benda diukur dengan satuan cycles per second atau cps. pengukuran ini juga dikenal dengan sebutan hertz (disingkat hz). daya tangkap pendengaran manusia secara teoritis adalah mulai dari 20hz sampai 20 khz.

1.  wma

wma (windows media audio)  adalah format yang ditawarkan oleh microsoft. format ini di desain khusus untuk digunakan pada windows media player yang ada pada sistem operasi windows.

kelebihan :

  • file wma bisa dijalankan pada media player lain juga walaupun berada pada sistem     operasi yang lain.
  • memiliki kualitas musik lebih baik dibandingkan mp3 dan aac

kekurangan :

  • file wma memiliki ukuran yang cukup besar karena teknik kompresi kurang dilakukan dengan maksimal. 
  • format audio wma biasanya tidak digunakan di internet karena ukuran file yang besar.

2.        format cd

adalah proses mengubah amplitudo gelombang bunyi ke dalam waktu interval tertentu (disebut juga sampling) sehingga menghasilkan representasi digital dari suara presentasi suara 

kelebihan :

  • file dengan format .cda ini dapat langsung dijalankan dengan melalui cd-rom

kekurangan :

  • file .cda sendiri tidak mempunyai informasi kode modulasi apapun sehingga jika dicopy ke harddisk, file tersebut akan menjadi tidak dapat di-play atau dimainkan.

3.      format advanced audio coding (aac)

aac adalah singkatan dari advanced audio coding. format ini merupakan bagian standar motion picture experts group (mpeg), sejak standar mpeg-2 diberlakukan pada tahun 1997. sample rate yang ditawarkan sampai 96 khz dua kali mp3.

 kelebihan :

  1. suara lebih bagus untuk kualitas bit yang rendah (dibawah 16 hz).
  2. aac mampu memperdengarkan kualitas suara yang lebih baik ketimbang mp3. 

kekurangan : 

  • file yang sudah dikompres tidak bisa di kembalikan ke bentuk awal, karena ada beberapa data yang hilang.
  • lisensi aac tidak gratis.

4.   format waveform audio (wav) 

wav merupakan format file audio yang dikembangkan oleh microsoft dan ibm sebagai standar untuk menyimpan file audio pada pc, dengan menggunakan coding pcm (pulse code modulation. file wav adalah file audio yang tidak terkompres sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital. karena ukurannya yang besar, file wav jarang digunakan sebagai file audio di internet. 

kelebihan :

  1. format wav mudah untuk diubah dan dikompresi ke format mp3 atau lainnya jika diperlukan.
  2. mampu dimainkan pada  semua operasi seperti  windows atau mac, serta browser populer.
  3. format wav banyak digunakan oleh handphone, sehingga popularitas hampir menyamai file mp3
  4. kekurangan :
  5. ukuran memori besar, sehingga memakan storeage hadisk
  6. susah dishare melalui internet karena ukurannya yang besar.

5.  format audio interchange file format (aiff)

file aiff merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk pc dan perangkat audio elektronik lainnya, yang dikembangkan oleh apple pada tahun 1988. standar dari file aiff adalah uncompressed code pulse-modulation (pcm), namun juga ada varian terkompresi yang dikenal sebagai aiff aiff-c atau aifc, dengan berbagai kompresi codec. 

audio interchange file format [.aif] – merupakan format standar macintosh. – software pendukung: apple quicktime audio cd [.cda] – format untuk mendengarkan cd audio – cd audio stereo berkualitas sama dengan pcm/wav yang memiliki sampling rate 44100 hz, 2 channel (stereo) pada 16 bit. – durasi = 75 menit dan dynamic range = 95 db.

kelebihan :

  • memiliki suara yang bagus.

kekurangan :

  • tidak bisa diputar pada windows karena product aiff hanya mendukung untk mac os
  • memiliki ukuran yang cukup besar sehingga format aiff jarang digunakan pada internet

6.  format mpeg audio layer 3 (mp3) 

pada awalnya, format mp3 ini dikembangkan oleh seorang jerman bernama karlheinz brandenburg, memakai pengodean pulse code modulation (pcm). prinsip yang dipergunakan oleh mp3 adalah mengurangi jumlah bit yang diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia – sehingga adapat digolongkan file audio dengan kompresi lossy.

pada tahun 1991, file mp3 distandarisasi dan tahun 1994 hingga akhir tahun 2000, popularitas dari mp3 semakin meningkat dengan semakin mudahnya akses internet. munculnya software untuk menjalankan file mp3 seperti winamp di tahun 1997 yang dikembangkan oleh nullsoft, dan player console untuk linux, mp123, juga membuat file mp3 semakin digemari.

kelebihan :

  • merupakan format audio yang sering digunakan yang biasa digunakan sebagai output file audio.
  • mp3 memiliki kapasitas yang lumayan kecil.

kekurangan :

  • bit rate terbatas, maksimum 320 kbit/s (beberapa encoder dapat menghasilkan bit rate yang lebih tinggi, tetapi sangat sedikit dukungan untuk mp3-mp3 tersebut yang memiliki bit rate tinggi).
  • resolusi waktu yang digunakan mp3 dapat menjadi terlalu rendah untuk sinyal-sinyal suara yang sangat transient, sehingga dapat menyebabkan noise.
  • resolusi frekuensi terbatasi oleh ukuran window yang panjang kecil, mengurangi efisiensi coding.
  • tidak ada scale factor band untuk frekuensi di atas 15,5 atau 15,8 khz.
  • mode jointstereo dilakukan pada basis per frame.
  • delay bagi encoder/decoder tidak didefinisikan, sehingga tidak ada dorongan untuk gapless playback (pemutaran audio tanpa gap). tetapi, beberapa encoder seperti lame, dapat menambahkan metadata tambahan yang memberikan informasi kepada mp3 player untuk mengatasi hal ini.

format midi

merupakan standar yang dibuat oleh perusahaan alat-alat music elektronik berupa serangkaian spesifikasi agar berbagai instrument dapat berkomunikasi.

dengan menggunakan format midi, perangkat elektronik seperti keyboard dan computer dapat melakukan sinkronisasi satu sama lain.

interface midi terdiri dari 2 komponen yaitu :

perangkat keras, merupakan hardware yang terhubung dengan peralatan (keyboar/computer)

data format yang mengandung pengkodean informasi (spesifikasi instrument, awal/akhir nada, frekuensi dan volume suara).

kelebihan :

  • jenis instrumen musik bisa diubah sesukanya tanpa harus merekam ulang data lagu
  • ukuran filenya sangat kecil (5 menit lagu full orchestra ukurannya bisa hanya 50 kb)
  • tidak membutuhkan komputer yang ‘powerful’

kekurangan :

  • kualitas suara instrumen musiknya tergantung dari soundcard/instrumen midi yang dipakai.
  • efek midi yang tersedia sangat terbatas seperti reverb, chorus dsb

8.   ogg 

ogg adalah format multimedia gratisan yang dirancang untuk streaming dan penyimpanan yang effiesien. format ini dikembangkan oleh xiph.org foundation. begitu pula vorbis yang merupakan codec audio gratisan. vorbis biasanya dipasang bersama ogg, sehingga muncullah yang namanya ogg vorbis. 

kelebihan :

  • merupakan codec audio gratisan
  • menghemat penyimpanan memori, karena kapasitas rendah. 

kekurangan :

  • masih sedikit player yang mendukung format ini.
  • audio ogg juga telah melalui proses kompresi dengan menghilangkan file-file suara yang tidak diperluka, jadi suara yang dihasilkan tidak terlalu bagus.

 

VIDEO

masing-masing perangkat perekam video juga memiliki output format yang berbeda-beda, seperti kamera smartphone, handycam, kamerea dslr, dan kamera digital. semua perangkat tersebut, memilki jenis format video yang berbeda-beda. dari format video tersebut, juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, terutama dari kualitas videonya.

semakin rendah jenis format file video, maka akan semakin buruk pula kualitas video yang dihasilkan. beberapa waktu belakangan, banyak film-film dari hasil download yang menggunakan format mkv. hal ini bukan tanpa alasan, format video mkv memiliki kualitas yang sangat bagus, tapi ukuran fileya dapat ditekan agar tidak terlalu besar.

untuk lebih jelasnya, mari kita ulas satu persatu jenis-jenis format video.

  1. asf (advance streaming format): format video ini sering digunakan dalam jaringan internet.
  2. avi (audio video interleaved): adalah format video yang bisa menyesuaikan format audio dengan alat yang digunakan untuk memutar video tersebut.
  3. dv (digital video): format video kualitas rumahan ini biasa dihasilkan dari kamera digital.
  4. vcd video: adalah format video dalam bentuk vcd.
  5. dvd video: adalah jenis file video dalam format dvd, format ini memiliki kualitas yang lebih baik dibanding vcd.
  6. mov: adalah salah satu format video untuk player apple quick time. format file video ini biasa digunakan dalam pengiriman yang menggunakan jaringan internet.
  7. mpeg 1: jenis format video ini merupakan kelas industri video, dengan kualitas gambar setara vhs serta memiliki kualitas suara atau audio setara dengan cd.
  8. mpeg 2: format video yang memiliki kualitas suara setara dengan cd, dan memiliki kualitas gambar level siaran.
  9. mpeg 4 / mp4: format file video ini sudah lebih bagus dari mpeg 1 dan 2. karena memiliki kualitas gambar yang jauh lebih bagus, tapi dikemas dalam ukuran file yang lebih kecil.
  10. wmv (window media video): format video yang satu ini merupakan pengembangan dari format asf. file video dalam format ini biasa digunakan untuk pengiriman dalam jaringan internet.
  11. 3gpp/3gp (3rd generation partnership project): format video ini sering sekali digunakan untuk kebutuhan multi media, yang memiliki ukuran lebih kecil dan kualitas gambar dibawah mp4.

itulah penjelasan tentang pengertian dan jenis format file video, yang digunakan untuk beberapa keperluan dan tergantung dari kebutuhannya. masing-masing format video tadi, memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. perbedaan yang paling mencolok biasanya ada pada kualitas gambar dan suara, selain itu juga sangat berbeda dari segi ukuran.


GAMBAR

berikut ini adalah penjelasan dari berbagai format gambar tersebut, di antaranya :

1) psd (photoshop document)

format file ini merupakan format asli dokumen adobe photoshop. format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan photoshop. anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

2) bmp (bitmap image)

format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen anda dengan format file ini. anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi rle. format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna rgb, grayscale, indexed color, dan bitmap.

3) eps (encapsuled postcript

format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna adobe photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna rgb, cmyk, lab, duotone, grayscale, indexed color, serta bitmap.

4) jpg/jpeg (joint photographic expert group)

format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna rgb, cmyk, dan grayscale. format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.

5) gif (graphic interchange format)

format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna grayscale, bitmap dan indexed color). format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi lzw.

6)  tif (tagged image format file)

format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (pc, machintosh, dan silicon graphic). format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file tif.

7) pcx

format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama zoft cooperation. format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam pc mampu membaca gambar dengan format file ini. format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna rgb, grayscale, bitmap dan indexed color.

  

8) pdf (portable document format)

format file ini digunakan oleh adobe acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna rgb, cmyk, indexed color, lab color, grayscale dan bitmap. format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. format file ini sering menggunakan kompresi jpg dan zip, kecuali untuk mode warna bitmap yaitu menggunakan ccit.

 

9) png (portable network graphic)

format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file gif. format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan gif adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. format file ini mampu menyimpan alpha channel.

10)  pic (pict)

format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna rgb dengan 1 alpha channel serta indexed color, grayscale dan bitmap tanpa alpha channel. format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna rgb

11) tga (targa)

format file ini didesain untuk platform yang menggunakan targa true vision video board. format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna rgb dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga grayscale, indexed color, dan rgb dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3d studio max

12) iff (interchange file format)

format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan video toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke comodore amiga system. format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam pc serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna bitmap. format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel

13) sct (scitex continous tone)

format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer scitex. format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna rgb, cmyk, dan grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

14) pxr (pixar)

format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan pixar image computer. format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna rgb dan grayscale dengan 1 alpha channel.

15) raw

format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. format file ini mampu menyimpan mode warna rgb, cmyk, dan grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna multichannel, lab color dan duotone tanpa alpha channel.

16) dcs (dekstop color separation)

format file ini dikembangkan oleh quark dan merupakan format standar untuk .eps. format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna multichannel dan cmyk dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing)

Featured Post

Dinamika Perumusan Pancasila dalam Sidang BPUPKI

  Dinamika Perumusan Pancasila dalam Sidang BPUPKI Indonesia Menjelang Kemerdekaan Pada awal tahun 1945, keadaan Perang Dunia II mulai berub...